• Jam Buka Toko: Jam 09.00 s/d 17.00 WIB
  • Status Order
  • Tlp: 083898472279
  • SMS/WA: 08112351199
  • cs.mateen@gmail.com
Terpopuler:

KENAPA IBU RUMAH TANGGA KURANG BAHAGIA? PART 1

15 November 2020 - Kategori Blog
KENAPA IBU RUMAH TANGGA KURANG BAHAGIA?
PART 1
Oleh: Kak Eka Wardhana
Menjadi ibu rumah tangga adalah dambaan setiap gadis muslimah. Karena memang itulah yang dituntut fitrah dan karena memang begitu besarnya kemuliaan menjadi seorang istri dan ibu yang shaliha. Namun begitu telah menjadi seorang istri dan ibu, barulah terasa betapa berat tugas ini sebenarnya.
Beratnya tugas ini ditambah satu hal klasik: kurangnya penghargaan terhadap apa yang para Bunda lakukan di rumah, baik dari suami, dari anak, maupun dari lingkungan (teman, mertua, kakak, adik, dll).
Kurangnya pengakuan atau penghargaan terhadap apa yang para Bunda lakukan di rumah sebagai ibu rumah tangga, menyebabkan terhambatnya pelepasan hormon dopamin di otak. Wah, apa itu hormon dopamin?
Hormon dopamin adalah senyawa kimiawi di otak yang berperan menyampaikan rangsangan ke seluruh tubuh. Saat dilepaskan dalam jumlah yang tepat, hormon ini akan meningkatkan suasana hati, sehingga kita akan merasa lebih senang dan bahagia.
Sebaliknya, kekurangan hormon dopamin akan membuat suasana hati menjadi buruk, bosan, tidak termotivasi, bahkan dapat menyebabkan depresi.
Nah, dalam hubungannya dengan aktivitas ibu rumah tangga, apa sih yang harus dilakukan agar hormon dopamin tetap dapat dilepaskan dengan tepat? Ada beberapa cara nih, di antaranya:
• Sengaja menentukan target-target kecil dan berikan hadiah buat diri saat mencapainya.
Misalkan memasak menu baru hari ini dan berhasil, atau membantu si kecil mengerjakan pe-er dan berhasil. Beri selamat pada diri Bunda sendiri dengan ceria, maka otak akan melepaskan hormon dopamin dan syariatnya Bunda akan merasa lebih bahagia.
• Sisihkan waktu untuk menikmati sinar matahari.
Para ahli kesehatan mensinyalir bahwa sinar matahari akan menyiapkan tubuh untuk lebih efektif memanfaatkan dopamin yang dilepaskan otak. Ingat Surah Ad-Duhaa yang menyampaikan agar kita mensyukuri waktu duha dengan sinar mataharinya?

 
Chat via Whatsapp